Selasa, 24 Maret 2020

Datangi Warung Dan Kafe, Ini Yang Dilakukan Oleh Tim Gabungan Polres Probolinggo Kota



Kegiatan Patroli Gabungan Polres Probolinggo Kota bersama dengan tim gabungan dari Kodim 0820 dan Satpol PP terus berlanjut. Setelah menyisir beberapa tempat keramaian seperti alun-alun dan pusat perbelanjaan, kali ini tim  gabungan membubarkan kerumunan warga di tempat main biliard, sejumlah warung, dan kafe di sepanjang Jl Suroyo dan alun-alun Kota Probolinggo, Senin (23/3/2020) malam.

Pembubaran itu dibantu unsur anggota TNI dan Satpol PP. Petugas menyisir dan meminta kerumunan warga untuk membubarkan diri dan kembali pulang ke rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Saat mendatangi sebuah kafe, petugas menemukan sejumlah pemuda dan pemudi yang nongkrong menikmati kopi.

Mereka duduk berdekatan dan bergerombol tanpa jaga jarak. Bahkan mayoritas mereka tidak menggunakan masker. Petugas pun meminta mereka agar segera pulang.

"Demi kebaikan bersama, kami sarankan kopi dan pesanannya dibungkus dan dibawa pulang saja, nikmati di rumah. Hindari kerumunan dan jaga jarak," kata Wakapolres Kompol Teguh Santoso di lokasi, Senin.

Kompol Teguh meminta pemilik kafe agar menyarankan setiap pembelinya membungkus pesanan dan tidak nongkrong di kafenya, demi pencegahan corona. Puluhan pemuda yang nongkrong itu kemudian membayar dan membungkus minuman dan makanan yang mereka pesan, lalu pulang. Petugas kemudian menyemprot disinfektan di kafe tersebut.

Aksi pembubaran kerumunan warga oleh polisi juga ditonton oleh sejumlah karyawan supermarket.   Mereka yang menonton pembubaran juga berkerumun tanpa jarak. Polisi pun mengingatkan agar mereka melakukan social distancing.

Saat dikonfirmasi oleh tim Tribratanews, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya S.I.K, S.H, M.H mengatakan, pembubaran kerumunan warga untuk memutus mata rantai penyebaran corona.

"Sesuai maklumat Bapak Kapolri agar kerumunan massa atau kegiatan lain yang berisiko tinggi dalam penyebaran virus corona, membubarkan diri," kata Ambariyadi.

Ambariyadi menambahkan, pembubaran kerumunan massa akan terus dilakukan setiap hari. Pihaknya akan terus mengingatkan warga agar berdiam di rumah dan tak usah keluar jika tidak mendesak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar