Sabtu, 04 April 2020

Tetap Jaga Jarak, Polsek Sumberasih Terapkan Physical Distancing Pada Kawasan Desa Pesisir


Perjuangan melawan Virus Corona (Covid-19) terus dilakukan berbagai pihak, wilayah kecamatan Sumberasih mulai diterapkan kebijakan Physical Distancing.

Kebijakan Physical Distancing yang diberlakukan di wilayah Kecamatam Sumberasih ini bertempat di Desa Pesisir Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo.Kamis, (02/03/2020)

Kapolsek Sumberasih IPTU Suyanto, S.H., yang memimpin langsung penutupan jalan petang tadi menuturkan, ini sebagai langkah sigap Polsek Sumberasih untuk menutup kawasan tertentu karena jalan itu merupakan tempat kegiatan utama masyarakat. Sehingga kita mencoba mengurangi kegiatan masyarakat yang sifatnya hanya untuk nongkrong-nongkrong ditiadakan, yang dimungkinkan masih menjadi lokasi berkumpulnya massa.

“Sementara kita akan laksanakan setiap hari dan menunggu perkembangan, mohon dipahami, kebijakan ini diterapkan demi keselamatan kita bersama,” kata IPTU Suyanto, SH

Masih kata IPTU Suyanto, SH Pemberlakuan Physical Distancing ini bertujuan membatasi serta sebagai usaha menekan rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid)-19 dan kepada seluruh masyarakat agar tidak panik dan mematuhi semua regulasi yang berlaku saat ini.

“Ini juga upaya kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah tidak boleh panik, tetap tenang, dan selalu jaga kesehatan diri dan lingkungan. Pemerintah dan semua pihak sampai detik ini terus berupaya agar wabah ini tak sampai meluas,” pungkas Kapolsek Sumberasih.

Polsek Wonoasih Sterilisasi Tempat Ibadah Antisipasi Covid-19


Dalam rangka antisipasi penyebaran Covid 19 di wilayah hukum Polsek wonoasih Polres probolinggo kota, Kapolsek Wonoasih bersama Muspika dan mengajak Gapoktan (gabungan kelompok tani) untuk melaksanakan Penyemprotan Disinfektan di Masjid Mujahidin, Kelurahan Pakistaji, Jumat (3/4).

Kapolsek Wonoasih Kompol H. Kuzaini, SH, menyampaikan bahwa pihaknya akan selalu berupaya mencegah penyebaran virus covid-19 dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut perduli dengan situasi yang saat ini, dengan mematuhuhi aturan pemerintah sesuai penanganan virus corona.

“Penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya kami mencegah penyebaran virus covid-19, serta sebagai upaya kami untuk selalu dekat dengan masyarakat dalam rangka Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Wonoasih,” tutur Kapolsek.

Sementara itu pengurus Masjid Mujahidin Ust. Saiful Rizal mengungkapkan untuk pelaksanakan sholat jamaah tetap dilaksanakan namun sesuai anjuran pemerintah dengan menerapkan sosial distencing.

"Untuk sholat jumat dan sholat jamaah tetap dilaksanakan dengan menjaga jarak 1 meter tiap jamaah serta untuk jamaah disarankan mencuci tangan sebelum masuk masjid" ujar Ust. Saiful Rizal

Polres Probolinggo Kota Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Para Tukang Becak Dan PKL


Tidak dipungkiri, sejak pandemi Covid-19 atau virus corona baru, pelaku usaha informal omzetnya anjlok. Kondisi itu, membuat Polres Probolinggo Kota turut prihatin.

Keprihatinan tersebut, ditunjukan dengan aksi bakti sosial para polwan bagi-bagi paket sembako. Sembako diberikan pada pelaku usaha informal seperti tukang becak dan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Sebanyak 250 paket sembako berupa beras, mie instan dan minyak serta masker itu dilakukan pada Sabtu, (04/04/2020). Ada 3 titik yakni, areal Alun-alun Jalan Ahmad Yani, Pasar di Jalan Cokroaminoto dan sentra PKL di Taman Maramis.

“Wabah virus corona ini dirasakan betul bagaimana dampaknya bagi para pelaku khususnya PKL dan tukang becak. Atas keprihatinan itu, kita bagikan 250 paket sembako,”jelas Kasat Binmas Polres Probolinggo Kota AKP Retno Utami Kasat Binmas Polres Probolinggo Kota.

Kedepan, bakti sosial akan diteruskan oleh Polres Probolinggo Kota. Hal tersebut agar beban mereka berkurang ditengah sepinya pembeli.

Salah satu PKL mengaku bersyukur atas bantuan Polres Probolinggo Kota tersebut. Abdul Goni penjual mainan ini mengaku, sejak ramai virus corona pemasukannya anjlok.

“Karena corona ini bukan lagi berkurang, tapi hampir tidak ada pemasukan. Biasanya 200 sampai 300 ribu rupiah, ini cuma 8 ribu sehari,”jelas warga Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo ini.

Ia pun berharap, agar wabah virus corona segera berakhir. Terutama sekolah bisa buka kembali, dimana ia biasa berjualan mainan

Antisipasi Peredaran Virus Covid 19, Polsek Sumberasih Terapkan Sistem Check Point


Polsek Sumberasih jajaran Polres Probolinggo Kota melakukan check point bagi pelintas yang akan masuk atau keluar dari teritorial Desa Sumurmati, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jum’at (03/4/2020).

Check point diikuti Kepala Desa Sumur Mati Lutfi, tenaga kesehatan Desa Sumurmati, Bhabinkamtibmas, Babinsa, beserta perangkat desa.

Check point untuk mengantisipasi dan mencegah paparan virus corona di Desa Sumurmati sangat penting. Sebab, pembawa virus corona ini bisa siapa saja dan boleh jadi merasa sehat-sehat saja.

“Kita harus cegah dengan cara screening di setiap pintu keluar-masuk utama wilayah Desa Sumurmati tanpa terkecuali. Semua kendaraan yang lewat harus kita periksa penumpangnya secara ketat, kita ukur suhunya, semprot disinfektan mobilnya, serta memberikan pengertian tentang bahaya virus ini,” kata Kades Sumurmati, Lutfi.

Dikatakan Lutfi, Polsek Sumberasih memberikan perhatian kepada Desa Sumurmati untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Alhamdulillah, semua antisipasi pencegahan Covid-19 sudah dilakukan sejak awal berita ini merebak. Dan hari ini, Alhamdulillah Polsek Sumberasih berkenan melakukan check point di sini,” tandas Kades Sumurmati.

Kapolsek Sumberasih, Iptu Suyanto membenarkan kegiatan pengecekan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dari Bhabinkamtimas, Babinsa, Kepala Desa Sumurmati, tim kesehatan desa, dan petangkat desa. Personel gabungan tersebut melakukan kegiatan penyekatan serta melaksanakan pemeriksaan antisipasi penyebaran virus corona.

“Dalam kegiatan kali ini, anggota Polsek Sumberasih melakukan pemantauan kendaraan di tepi jalan dari arah masuk dan keluar Desa Sumurmati guna memudahkan upaya penghentian dan penyemprotan disinfektan,” tutur Kapolsek.

Bukan cuma mobil pribadi, kata Kapolsek, tetapi semua kendaraan menjadi sasaran karena jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur yang menghubungkan Desa Sumurmati dengan desa yang lain. Setelah dilakukan penyemprotan disinfektan, pelintas jalan juga diminta melakukan cek suhu badan.

Bila tidak ditemukan gejala klinis Covid-19, pelintas jalan kembali diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Apabila ditemukan pelintas jalan dengan suhu tubuh di atas 37° C maka akan dilakukan pendataan dan diberikan imbauan oleh tim kesehatan serta menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Upaya ini, akan terus dilakukan guna mencegah dan mengantisipasi masuknya virus corona Covid-19 di wilayah Desa Sumurmati yang menjadi wilayah hukum Polsek Sumberasih Polres Probolinggo Kota,” pungkas Suyanto.


Kasatlantas Polres Probolinggo Kota Tegaskan Pelayanan Samsat Tetap Buka


Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Tavip Hariyanto, membantah kantor Samsat mulai tutup mulai tanggal 3 April sampai dengan 2 Mei 2020, seperti kabar yang beredar. Ditegaskan, kantor Samsat yang berada di jalan basuki Rahmat tersebut, tetap buka.

Penegasan itu disampaikan Kasat Lantas saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, terkait kabar penutupan sementara pelayanan pembayaran pajak kendaraan dalam rangka pencegahan dan penyebaran virus Covid-19. Menurutnya, kabar tersebut tidak benar, dan Samsat tetap buka sepert sediakala.

Tavip Hariyanto yakin, kantor Samsat tidak tutup,, mengingat pihaknya belum mendapat atau menerima surat telegram (TR) dari Polda Jatim. Taviv kemudian member contoh penutupan pelayanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di kantor Satpas Satlantas di Jalan Brantas Kelurahan Kademangan.

“Kalau memang ada perintah penutupan, pasti kami mendapat TR seperti penutupan pelayanan SIM. Untuuk penutupan kantor Samsat, kami belum menerima TR-nya. Dan kalau it benar, kabar itu pasti kita rilis mengundang wartawan. Jadi tetap buka,” tegasnya kepada tim Tribratanews Sabtu (04/04/2020) pagi.

Dia menjelaskan, jika ada penutupan sementara terhadap pelayanan di kantor Samsat, tentu ada “Pasti ada TR,” katanya.

Hingga saat ini, pihaknya belum menerima TR yang dimaksud. Dengan demikian, lanjut Kasatlantas, kantor Samsat berjalan sebagaimana mestinya alias tidak tutup. Karenanya, ia enggan berkomentar banyak tentang kabar tersebut.

“Tetap buka seperti biasanya. Kami menunggu pemberitahuan dari atasan kami,” pungkasnya.