Asap Pembakaran Jerami Ganggu Warga Triwung Lor, Polisi dan Damkar Turun Tangan
KOTA PROBOLINGGO – Kepulan asap dari pembakaran jerami di area
persawahan belakang Perumahan Pondok Indah, Kecamatan Kademangan, memicu
keluhan warga. Selama dua hari terakhir, asap pekat disebut-sebut mengganggu
aktivitas, bahkan berdampak pada kesehatan sejumlah penghuni, terutama lansia.
Warga menyebut, terdapat beberapa titik pembakaran di lahan sawah
yang lokasinya berdekatan dengan permukiman. Upaya teguran yang dilakukan Ketua
RT kepada pemilik lahan tidak membuahkan hasil.
Situasi sempat memanas
karena respons pemilik lahan dinilai tidak kooperatif.
Merasa tidak ada jalan keluar, warga kemudian menghubungi layanan
darurat 112. Laporan itu diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran. Namun,
sebelum melakukan pemadaman, petugas damkar meminta pendampingan aparat
kepolisian untuk mengantisipasi potensi gesekan di lapangan.
Ps. kasi Humas Polsek Kademangan Aipda Herly , bersama perangkat
lingkungan kemudian mendatangi lokasi. Pendekatan persuasif dilakukan kepada
pemilik lahan untuk menghentikan pembakaran.
Di lokasi, situasi berangsur kondusif setelah pemilik lahan
memilih meninggalkan area tersebut. Kondisi itu memungkinkan petugas damkar
segera melakukan pemadaman pada titik-titik api yang sebelumnya terus
menghasilkan asap.
Warga mengaku lega setelah asap mulai berkurang. Mereka berharap
kejadian serupa tidak kembali terjadi, mengingat dampaknya cukup dirasakan,
khususnya bagi warga yang memiliki gangguan kesehatan.
Kapolsek Kademangan, Kompol Suharsono SH. M.M. menegaskan pentingnya kesadaran
masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka di dekat permukiman.
“Pembakaran seperti ini tidak hanya berdampak pada lingkungan,
tetapi juga kesehatan warga. Kami mengimbau agar masyarakat lebih bijak dan
mencari cara lain yang lebih aman,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat bersama petugas damkar merupakan
bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Post a Comment