Senin, 13 Januari 2020

Satbinmas Polres Probolinggo Kota Gelar "ORDIKLAT" Pramuka Saka Bhayangkara


Semangat masih terpancar di wajah para pramuka meski lelah mengikuti  Orientasi Pendidikan dan Latihan (ORDIKLAT) Pramuka Saka Bhayangkara Polres Probolinggo Kota. Kebersamaan, itulah yang membuat para pramuka masih merasa bersemangat, mengikuti penggodokan oleh para pembinanya, dari pagi hingga sore, bahkan malam hari.

Selama dua hari, pada Sabtu (11/01/2020) dan Minggu (12/01/2020), sebanyak 84 anggota Pramuka Saka Bhayangkara diberikan gemblengan materi pendidikan tentang PBB, gatur lantas, penanganan laka lantas, antinarkoba, kepemimpinan, dan siskamling.

“Semua kesusahan, kesedihan, kesenangan, yang dirasakan oleh peserta  merupakan bentuk memaknai kegiatan orientasi ini. Dengan begitu dapat membangun kedisiplinan dan kemandirian, karena harus membiasakan diri misalnya bangun pagi dan melakukan aktifitas cepat dan tepat,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Ambariyadi Wijaya melalui Kasatbinmas AKP Retno Utami, usai penutupan orientasi pendidikan dan latihan Pramuka Saka Bhayangkara di aula Mapolres Probolinggo Kota.

Kasat binmas bangga terhadap semangat yang dimiliki oleh para Pramuka Saka Bhayangkara Polres Probolinggo Kota, juga pembinanya.

“Peserta diharapkan dapat menerapkan dan mengamalkan dalam kehidupan setiap materi dan pembinaan yang diperoleh dalam kegiatan ini, jadikan pengalaman dan bagikan pengalaman itu kepada semua sahabat atau dimanapun berada,” tandas Kasat binmas.

Bukan hanya para anggota pramuka, tetapi para pembina juga mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mendidik dan membina adik-adik.

”Tetap berkarya, supaya Saka Bhayangkara Polres Probolinggo Kota maju terus,” ucap Retno Utami.

Gerakan Pramuka, lanjut Retno Utami mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global untuk menuju SDM Unggul Indonesia Maju.
“Saka Bhayangkara bertujuan mendidik generasi muda yang cakap menghadapi tantangan sesuai dengan perkembangan zaman dan diciptakan sebagai generasi muda yang memiliki SDM Unggul sehingga berguna bagi masyarakat sekitarnya serta bangsa dan negara,” tutur kasatbinmas.

Salah satu pemateri yang memberikan pendidikan antinarkoba, Bripka A Fauzan menjelaskan, menjadi seorang pramuka adalah sebuah tantangan untuk menghadapi proses pendewasaan agar dapat mengerti arti kehidupan dimasa mendatang, salah satunya adalah bagaimana kelak menghadapi kehidupan dimasyarakat serta untuk menjalaninya, satu-satunya masalah demikian akan kita terapan dengan ilmu pengetahuan.

”Setidaknya dengan adanya kegiatan kepramukaan ini, mereka mampu menjadi seorang yang kelak dikemudian hari dapat melangsungkan hidup dengan kedisiplinan, maka itu belajar berorganisasi sangatlah penting, agar supaya tidak menjadi sosok yang tidak memiliki keperibadian, kenapa? karena organisasi pramuka adalah salah satu sektor kegiatan yang mencetak kepribadian,” terang anggota Satresnarkoba Polres Probolinggo Kota ini



Tidak ada komentar:

Posting Komentar