Jumat, 29 November 2019

Kapolsek Sumberasih Hadiri Sosialisasi dan Pembentukan Satgas Upaya Penurunan "AKI" dan "AKB" Tahun 2019 Di Aula Ruang Pertemuan Kantor Kec. Sumberasih Probolinggo


Kapolsek Sumberasih, Probolinggo IPTU Suyanto, SH. menghadiri Giat Sosialisasi dan Pembentukan Satgas Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Tahun 2019, Bertempat di Aula Ruang Pertemuan Kantor Kec. Sumberasih, Probolinggo, Kamis (28/11/2019)

Dalam acara tersebut dihadiri Camat Sumberasih yang Diwakili Sekcam Sumberasih,  Danramil 0820/06 Sumberasih,  Kapolsek Sumberasih,  Kepala Puskesmas Sumberasih yang diwakili Dr. Puspa Damayanti,  Kepala KUA Sumberasih,  Para Staf Puskesmas Sumberasih, Ketua PPK se kecamatan Sumberasih,  Kader Posyandu se-Kec. Sumberasih, PLKB Kec. Sumberasih,  dan Staf Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak Kab. Probolinggo.

Giat Sosialisasi dan Pembentukan Satgas Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)  di laksanakan bertujuan untuk meningkatkan Skiil para Bidan Desa dan Juga Ibu PKK Serta Para hadirin Khususnya Masyarakat Kecamatan Sumberasih agar mengetahui cara menangani dan mengatasi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta jaminan Persalinan (Jampersal).

"Jumlah angka kematian ibu dan bayi di Kec Sumberasih mulai Januari 2019 s/d Agustus 2019 masih tinggi. Banyak faktor yg menyebabkan kematian ibu dan bayi diantaranya adalah pernikahan dini, umur ibu yg sdh melebihi batas umur ibu hamil, kurangnya pengetahuan tentang kehamilan dsb. Dan diharapkan dengan dibentuknya satgas ini dapat menekan seminim mungkin kematian ibu dan bayi serta dibutuhkan kebersamaan dalam satgas ini, sehingga dapat berhasil dalam tugasnya" tuturnya Dr. Puspa Damayanti

“Kami mendukung dibentuknya satgas penurunan angka kematian ibu dan bayi Banyak yg menjadi penyebab angka kematian ibu dan bayi tinggi, diantaranya kehamilan tanpa adanya ikatan perkawinan, selain itu kami juga menganjurkan ibu hamil untuk kontrol kehamilannya ke dokter atau bidan atau ke Puskesmas, sehingga diketahui perkembangan janinnya. Polri melalui Bhabinkamtibmas yg bekerja sama dengan Babinsa, Kades dan pihak terkait lainnya ikut berperan sesuai bidang tugasnya masing-masing .” Ujar Kapolsek Sumberasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar