Polisi RW Hadiri Tasyakuran HUT ke-81 RI, Dorong Persatuan Ulama dan Umaro
PROBOLINGGO — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polisi RW mengikuti kegiatan malam tasyakuran yang digelar di Yayasan Pohsangit Kidul, Kota Probolinggo, Minggu (16/8/2026) malam. Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 warga tersebut berlangsung khidmat. Selain doa bersama, acara juga diisi dengan pengajian dan lantunan sholawat yang diikuti masyarakat dengan penuh kekhusyukan. Pengasuh Yayasan Pohsangit Kidul, Haji Guntur Alimo, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan serta mendorong kemajuan bangsa. “Persatuan dan kesatuan harus terus kita jaga. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama membangun bangsa,” ujar Haji Guntur Alimo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian, khususnya Polsek Kademangan, yang hadir di tengah kegiatan masyarakat. Kehadiran polisi dinilai penting untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, Aipda Herly turut menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada warga. Masyarakat diajak bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Haji Guntur menilai kedekatan antara polisi, tokoh agama dan masyarakat merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Sinergi antara ulama dan umaro diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, rukun dan kondusif. “Kami berharap polisi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kedekatan seperti ini yang diinginkan warga, sehingga masyarakat merasa terlindungi, terayomi dan mudah berkomunikasi apabila ada persoalan di lingkungan,” katanya. Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono, SH, MM, mengatakan kehadiran anggota kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemuda. “Sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh masyarakat dan warga sangat penting. Dengan komunikasi dan kebersamaan yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujar Kompol Suharsono. Ia menambahkan, Polsek Kademangan akan terus mendorong kehadiran personel di tengah masyarakat melalui kegiatan sambang, patroli dialogis maupun komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat. “Kami ingin masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi maupun permasalahan yang terjadi di lingkungannya. Polri hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya. Kegiatan tasyakuran tersebut berlangsung dalam suasana aman dan penuh kebersamaan. Kehadiran Polisi RW di tengah masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Post a Comment