Header Ads

Bhabinkamtibmas Pilang Dampingi Pelatihan Membatik bagi Kelompok Disabilitas, Kapolsek: Wujud Dukungan Kemandirian Masyarakat



PROBOLINGGO – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pilang, Aipda Firman Datta M., menghadiri dan mendampingi kegiatan Pelatihan Dasar Pembuatan Produk Kreatif bagi Kelompok Disabilitas Kelurahan (KDK) Pilang yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jumat (17/6/2026). Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas agar memiliki keterampilan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi. Aipda Firman Datta M. turut berbaur dengan peserta dan unsur pemerintah daerah yang hadir, mulai dari Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K)., M.Kes., Camat Kademangan Abdi Firdausi, S.STP., M.M., Lurah Pilang Iwan Cahyono, S.Sos., M.A.P., Babinsa, tokoh masyarakat, hingga Karang Taruna setempat. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan dasar membatik sebagai bekal untuk mengembangkan kreativitas serta menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Program ini diharapkan mampu menciptakan peluang usaha bagi anggota Kelompok Disabilitas Kelurahan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian mereka. Selain melakukan pendampingan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar terus menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila terjadi gangguan keamanan melalui Bhabinkamtibmas maupun layanan Polri 110. Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono, S.H., M.M., mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia. “Kami mengapresiasi kegiatan pelatihan yang diberikan kepada Kelompok Disabilitas Kelurahan Pilang. Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemberdayaan masyarakat agar para peserta memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesempatan untuk mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Suharsono. Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif, dan inklusif bagi seluruh warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
 

No comments