Polisi Kawal Pawai 1 Muharram, Ratusan Santri Ponpes Riyadlus Sholihin Semarakkan Tahun Baru Islam di Probolinggo
PROBOLINGGO – Ratusan santri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mengikuti pawai dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, jajaran Polsek Kademangan bersama personel Satlantas Polres Probolinggo Kota melakukan pengamanan dan pengawalan sepanjang jalur yang dilalui peserta pawai. Kegiatan diawali dengan seremoni pembukaan berupa pemotongan pita dan pelepasan balon sebagai tanda dimulainya pawai. Setelah itu, sekitar 700 santri berjalan beriringan menyusuri rute yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaannya, pawai mendapat pengawalan satu unit mobil patroli Polsek Kademangan. Rombongan juga dimeriahkan dua kendaraan sound system serta empat rangkaian kereta hias yang menambah semarak suasana peringatan Tahun Baru Islam. Adapun rute yang dilalui peserta dimulai dari Kantor Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, kemudian menuju Jalan Abdurahman Wahid, Jalan Brantas, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Lawu melalui gerbang utara pondok pesantren, dan kembali finis di lingkungan Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin. Para santri mengikuti pawai dengan mengenakan busana muslim dan berbaris berdasarkan kelompok kelas masing-masing. Setiap kelompok berada dalam pengawasan pengasuh pondok pesantren guna menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono mengatakan pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Peringatan Tahun Baru Islam melalui pawai santri tersebut merupakan agenda rutin tahunan Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin yang bertujuan menumbuhkan semangat syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antar-santri. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Post a Comment