Header Ads

Polsek Kademangan Amankan Multaqo Nasional XVII di Ponpes Riyadlus Sholihin, Ratusan Jamaah Hadiri Kegiatan



 

PROBOLINGGO – Polsek Kademangan melakukan pengamanan kegiatan Multaqo Nasional XVII Likhirrij Sayyidil Walid Al Habib Muhammad bin Ali Al Habsyi yang digelar di Masjid Nurul Jadid, Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Kegiatan yang berlangsung di Jalan Lawu Nomor 39 tersebut dihadiri sekitar 500 jamaah dari berbagai daerah. Acara ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus forum ilmiah tahunan bagi para alumni dan muhibbin yang memiliki keterkaitan dengan jaringan dakwah serta pendidikan Sayyidil Walid Al Habib Muhammad bin Ali Al Habsyi. Hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Ponpes Riyadlus Sholihin Habib Ali Muhammad Al Habsyi, Ustadz H. Suhlal Hadi, Ustadz Hasan Basri, Ustadz Kholil Abdul Hamid, serta para alumni dan undangan lainnya. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan Surat Yasin dan tahlil, pemutaran video profil IKSARIS, sambutan pembina organisasi alumni, laporan kinerja, pelantikan pengurus IKSARIS Putri, penyampaian visi dan misi calon ketua umum, dialog interaktif, hingga doa penutup. Kapolsek Kademangan Kompol Suharsono SH, MM mengatakan, kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan Polri untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan. “Polri hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara kepolisian, panitia, serta pengamanan internal pondok pesantren menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” ujar Suharsono. Untuk mendukung pengamanan, diterjunkan personel gabungan yang terdiri dari Panit Lantas Polsek Kademangan Aiptu Agung Suharto SH, dua anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota, 10 personel Polsek Kademangan, serta 50 petugas pengamanan internal pondok pesantren. Menurut Suharsono, kegiatan Multaqo Nasional merupakan agenda rutin tahunan yang memiliki nilai strategis dalam menjaga sanad keilmuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta merumuskan kontribusi dakwah di tengah masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.

No comments