Dekatkan Diri Melalui Secangkir Kopi, Unit Binmas Polsek Wonomerto Gelar Program "Kopling" di Desa Kedungsupit
PROBOLINGGO – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa, Unit Binmas Polsek Wonomerto Polres Probolinggo Kota meluncurkan program inovatif bertajuk Basudewa “Kopling” atau Kopi Keliling. Kegiatan yang dikemas secara santai dan humanis ini berlangsung pada Jumat malam, 10 Mei 2026, dimulai sejak pukul 20.30 WIB hingga selesai. Kali ini, program "Kopling" tersebut menyasar pemukiman warga di Dusun Dawuhan, Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Bertempat di kediaman Bapak Aziz selaku tokoh masyarakat setempat, jajaran kepolisian hadir langsung ke tengah-tengah warga untuk berdialog, mendengarkan aspirasi, sekaligus menikmati secangkir kopi bersama demi mencairkan sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Hadir sebagai pelaksana kegiatan, Aipda Andrik DP selaku Bhabinkamtibmas (Bbkmt) Desa Kedungsupit, memimpin jalannya diskusi dialogis tersebut. Melalui secangkir kopi, Aipda Andrik memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan sejumlah pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus aktif dan konsisten dalam menjaga serta mengawasi lingkungan tempat tinggal masing-masing dari potensi tindak kejahatan. Tidak hanya memberikan imbauan searah, forum santai ini juga menjadi wadah bagi warga Dusun Dawuhan untuk mencurahkan keluh kesah mereka. Dalam sesi serap aspirasi tersebut, Aipda Andrik DP secara interaktif mendengar setiap keluhan yang dihadapi warga, mulai dari masalah sosial hingga potensi kerawanan di lingkungan, sekaligus langsung merumuskan solusi terbaik secara bersama-sama. Di akhir kegiatan, Aipda Andrik memberikan penekanan dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu atau menunda untuk melapor kepada pihak kepolisian. Warga diminta segera menghubungi Bhabinkamtibmas apabila melihat, mendengar, atau mengalami gangguan kamtibmas sekecil apa pun di lingkungan sekitar agar dapat segera ditangani secara dini sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Hingga cangkir terakhir dikosongkan dan seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Pendekatan persuasif melalui program Kopi Keliling ini mendapat respons positif dari warga setempat yang merasa lebih diayomi dan dihargai oleh kehadiran aktif kepolisian di tengah-tengah mereka.

Post a Comment